Cara Screening Saham Multibagger
Dari Nol Sampai Paham: Step-by-Step Screening Saham Multibagger
3.000+ orang sudah bergabung bersama kami
Bangun portofolio yang mampu Beat The Market setiap tahun dan terbiasa meraih Cuan Bagger secara konsisten.
Gak Khawatir ninggalin invest sahamnya untuk fokus ke rutinitas harian
Ketahui saham saham yang kami beli beserta nominalnya!
Berpengalaman melewati berbagai krisis ekonomi.
Karena The Investor sudah berhasil menghasilkan return 100% lebih dalam waktu 5 tahun maka setelah Penawaran ini harga akan naik
HANYA PORTOFOLIO
HANYA mengeluarkan biaya Rp250rb per bulan.
DAPAT SEMUA AKSES
Bonus akses 3 bulan tambahan jadi total 15 bulan akses
Dengan hasil kinerja portfolio ini, Psikologis kami tetap terjaga meskipun keadaan market sedang CRASH. Karena balik lagi, target kami hanya mengalahkan IHSG diatas 10%
Dengan ilustrasi sederhana jika Anda PUNYA dana kelolaan 1M maka selama 3,5 tahun dapat imbal hasil investasi menjadi 2.1M tanpa pusing mantengin chart tiap hari dan bisa fokus di kerjaan utama

Di tahun 2016, saat itu PPRO adalah perusahaan yang baru listing dibursa. Dengan pertumbuhan kinerja yang luar biasa saat itu dan harga sahamnya masih undervalue kami memutuskan membeli PPRO. Waktu itu kami masuk beberapa kali dirange harga 400 – 450. Di tahun 2017 sebelum saham PPRO melakukan stocksplit 1:4 kami menjual PPRO di kisaran harga 1300. Profit 200% dalam waktu 1 tahun.

Pengalaman Bagger di MTDL Awal tahun 2018, saat itu kami menemukan saham MTDL dimana waktu itu kinerja MTDL termasuk bagus dengan pertumbuhan diatas 15% dan harga saham waktu itu masih dihargai 0,8x PBV. kami memutuskan masuk di MTDL saat harganya dikisaran 600an (sebelum stocksplit). Tahun 2019 dimana kinerja MTDL makin tumbuh lagi membuat harga sahamnya naik cukup signifikan. Kami melepas MTDL di kisaran harga 1200an (profit 100%). Walaupun akhirnya kami menyesal karena kami menjual MTDL terlalu cepat.
Tahun 2020 kami mengulas mengenai saham AALI di channel youtube kami . Kebetulan kami juga membelinya. Saat laporan keuangan keluar AALI membukukan kinerja yang luar biasa. Kenaikan pendapatan maupun laba bersih yang signifikan membuat kami melirik saham ini. Dengan rasio PBV hanya 0,6x membuat saham ini sangat murah. Kami membeli AALI pada harga 6.100an. Pada akhir tahun kami menjual AALI di kisaran harga 12.000an. Profit dari AALI mencapai 90 – 100% dalam waktu sekitar 6 bulan.
Januari tahun 2021 kami mengulas mengenai saham MPMX di channel youtube The Investor. Pada saat itu laporan keuangan MPMX masih menderita kerugian. Tapi dalam periode kuartalan, rugi bersihnya cenderung menurun. Dengan melihat neraca yang sehat dan prospek yang bagus, kamipun membelinya di harga 500 yang menunjukkan valuasi 0,3x Book Value. Rasio yang masih sangat murah. Dan sampai akhir tahun 2021, kamimendapatkan cuan 166% dari MPMX (sudah ditambah dengan dividen).
Saat harga batubara anjlok ke titik rendahnya membuat saham ITMG jatuh. Dan saat itu kami review mengenai dividen ITMG di bulan November 2020 melalui channel youtube the investor. Kamipun ikut membeli. Masuk tahun 2021 – 2022 dimana harga batubara naik signifikan, membuat kinerja ITMG naik diikuti dengan harga sahamnya. Sampai akhirnya di akhir tahun 2023 kami jual ITMG dengan capital gain +400% (4 Bagger).
Bulan September 2021 kami menemukan saham SMDR. Waktu itu kinerjanya sangat bagus. Saham ini sebenarnya sudah naik 100% sejak awal tahun 2021 dimana harganya naik dari 300 ke 600 (Sebelum stocksplit pada 2023). Bulan September kamipun masuk di harga pucuk (600an). Karena waktu itupun setelah harganya naik 100% secara valuasi masih murah. Tahun 2022 Kamipun cuan di SMDR diatas 200%.
Bulan Agustus 2022 kami menemukan saham MAPA. Waktu itu kinerjanya sangat bagus. Sama seperti kami menemukan SMDR, saat itu harga sahamnya juga sudah sudah naik 70% sejak tahun 2021, dimana harganya dari 1800an naik ke 3100an (Sebelum stocksplit pada 2023). Saat itupun kami review melalui channel youtube The Investor dan kami ikut membeli (kami termasuk membeli di harga pucuk waktu itu). Dua bulan setelah kami membeli MAPA, harga sahamnya bukannya naik tapi justru turun, bahkan nyangkut sampai 20%. Tetapi karena kinerjanya bagus, kamipun masih HOLD. Sampai pertengahan tahun 2023, akhirnya harga saham MAPA naik dan memberikan kamicuan diatas 100% (1bagger).
Dengan Anda memahami Program Value Investing Mastery ini Anda akan mempunyai keyakinan dalam menganalisa dan mengambil keputusan bahkan untuk pemula sekalipun
Setiap individu memiliki tingkat pemahaman dan cara belajar yang berbeda, yang membuat perbedaan akan hasil pembelajaran dari setiap individu. Kami tidak pernah menjamin hasil tertentu dalam setiap pembelajaran di website ini. Setiap testimonial yang terdapat pada website merupakan pendapat pribadi dan bukan menjadi jaminan untuk mendapatkan hasil yang serupa. Testimonial tersebut juga tidak dapat dipergunakan sebagai acuan hasil rata-rata yang bisa diperoleh oleh Pengguna. Segala keputusan yang dilakukan pengguna adalah 100% tanggung jawab pengguna.
© 2025. PT Indonesia Investa Origa. All Rights Reserved | theinvestor.id