fbpx

Laba Bersih PT Indofood CBP Naik 103,7% di Kuartal Pertama 2023: Ini Penyebabnya

Baca artikel ini untuk mengetahui penyebab kenaikan laba bersih PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sebesar 103,7% pada kuartal pertama tahun 2023 menjadi Rp 3,95 Triliun dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sebelum ke pembahasannya jangan lupa download gratis ebook 5 saham undervalue yang sudah kami analisa dengan klik gambar dibawah ini.

LABA BERSIH PT INDOFOOD CBP NAIK 103,7%, INI SEBABNYA

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) pada kuartal pertama tahun 2023 mencatatkan laba bersih sebesar Rp 3,95 Triliun, atau naik 103,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 1,9 Triliun.

Kenaikan ini berasal dari penjualan yang naik 11,4% menjadi Rp 19,14 triliun, dibandingkan dengan kuartal pertama tahun 2022 yang sebesar Rp 17,18 triliun.

kemudian Laba bruto perusahaan juga mengalami kenaikan sebesar 18,56% menjadi Rp 6,96 triliun dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 5,87 triliun.

Kenaikan penjualan berasal dari penjualan bersih kepada pihak ketiga sebesar Rp 7,76 triliun, naik 11,65%. Kemudian juga kepada pihak berelasi sebesar Rp 11,37 triliun atau naik 11,14%.

Dari informasi segmen, total penjualan Mi instan naik 14,36% menjadi Rp 14 triliun, kemudian untuk Dairy mengalami penurunan sebesar -2,88% menjadi Rp 2,69 triliun. Makanan ringan naik 11,8% menjadi Rp 1,13 triliun. Penyedap makanan naik 27% menjadi Rp 1,25 triliun. Nutrisi dan makanan khusus hampir sama dengan sebelumnya yaitu Rp 316,9 miliar. Minuman naik 6,8% menjadi Rp 393,8 miliar.

Read More  BIPI: Rahasia Laba Bersih Melonjak 767% pada Kuartal Pertama 2023 Terkuak!

Kemudian kenaikan laba bersih ini juga berasal dari pendapatan keuangan yang naik 5.778%, dari sebelumnya Rp 33,3 miliar menjadi Rp 1,96 triliun. Bagian atas laba neto entitas asosiasi dan ventura Bersama tercatat juga naik 1.293,7% menjadi Rp 36,5 miliar, dari yang sebelumnya hanya Rp 2,6 miliar. Kemudian beban keuangan mengalami penurunan sebesar -42,1% menjadi Rp 463,5 miliar.

Penghasilan keuangan yang naik sangat signifikan berasal dari laba neto atas selisih nilai tukar mata uang asing dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 1,8 triliun, kemudian ada penghasilan bunga yang juga naik menjadi Rp 126,2 miliar.

Arus kas dari aktivitas operasi juga tercatat naik 58,5%, menjadi Rp 2,6 triliun dari periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 1,64 triliun

Untuk mengetahui secara advance tentang bagaimana cara mencari saham saham yang berpotensi bagger atau mengetahui cara berinvestasi tumbuh dengan tenang tanpa mantengin chart tiap hari. silahkan klik gambar dibawah. Akan kami beritahu bagaimana caranya! 

Facebook
Telegram
WhatsApp
Twitter
Kinerja MDKA Q1 2024 Cetak Rugi, Apa Penyebabnya?

Kinerja MDKA Q1 2024 Cetak Rugi, Apa Penyebabnya?

Pelajari penyebab kerugian saham MDKA Q1 2024 dan prospek ke...

Read More  Memahami Laporan Keuangan: Cara Mudah Membaca dan Analisa Laporan Arus Kas
Read More