fbpx

Analisis Kinerja Saham CUAN: Strategi Cerdas Menuju Kesuksesan Investasi

Temukan analisis harga dan strategi investasi CUAN, saham Petrindo Jaya Kreasi milik Prajogo Pangestu

Sebelum ke pembahasannya jangan lupa download gratis ebook 5 saham undervalue yang sudah kami analisa dengan klik gambar dibawah ini. Sudah banyak orang mendapatkan manfaat dari ebook ini dan sudah terbukti banyak orang mendapatkan keuntungan return investasi dari membaca ebook ini GRATIS.

Pengantar

Dalam dunia investasi, terkadang ada saham yang mencuri perhatian dengan kenaikan harga yang signifikan. Pada Bulan Oktober 2023 lalu saham-saham yang terbang dimiliki oleh Prajogo Pangestu. Dari saham-saham yang dimiliki Prajogo Pangestu tersebut ada saham yang kenaikan harganya sudah mencapai 4800% sejak IPO. Saham tersebut adalah CUAN atau Petrindo Jaya Kreasi.

Analisis Saham CUAN

Petrindo Jaya Kreasi dengan kode saham CUAN listing di bursa sejak Maret 2023 lalu. Harga penawaran umum saat itu sebesar Rp. 220, pada saat lisiting  tanggal 8 Maret 2023 lalu harga saham CUAN dibuka di level harga Rp 274/lembar saham. Pada bulan Mei 2023 harga saham CUAN sempat mengalami koreksi hingga akhrinya pada bulan Juli hingga sekarang harga saham CUAN naik hingga mencapai level Rp 13.425/lembar saham. Pada level harga Rp 13.425/lembar saham tersebut memiliki valuasi PBV 92,23x dengan PE Ratio sebesar 587,47x. Menurut kami valuasi tersebut tergolong sudah mahal.

Kemudian kita masuk kedalam bisnis dari Petrindo Jaya Kreasi atau CUAN. Bisnis dari CUAN ini adalah batubara yang lebih digunakan untuk sumber energi pembangkit listrik. Wilayah operasional dari Petrindo Jaya Kreasi ini berada di Kalimantan dimana operasional dari Petrindo jaya kreasi ini dijalankan oleh 2 anak perusahaannya yaitu PT tamtama perkasa dan PT bara Internasional. Dimana wilayah operasional dari kedua perusahaan tersebut berada di Kalimantan tengah. Luas wilayah operasional dari PT Tamtama Perkasa sebesar 9.540 Ha, dengan sumber daya sebanyak 46,9 Juta ton dan PT Bara International sebesar 14.990 Ha dengan sumber daya batubara sebesar 27,3 Juta ton.

Kemudian kita masuk kinerja operasionalnnya. Secara tahunan di tahun 2022 lalu kinerja pendapatan naik dari 402 Miliar menjadi 1,5 Triliun. kenaikan ini cukup signifikan sebesar 278%

Pada sisi bottom line tahun 2022 juga mengalami kenaikan dari 21 Miliar menjadi 562 Miliar. Atau naik sebesar 2.578%.

Selanjutnya kita masuk dalam neracanya. CUAN memiliki kas sebesar 552 Miliar naik dibandingkan tahun 2022 sebesar 254 Miliar dengan persediaan sebesar 467 Miliar atau naik dibandingkan tahun 2022 sebesar 261 Miliar. Sehingga total Aset CUAN per September 2023 juga mengalami kenaikan dari sebelumnya sebesar 1,7 Triliun menjadi 2,2 Triliun.

Apabila kita bandingkan total liabilitas jangka pendeknya dengan kas dan persediaan yang dimiliki CUAN tergolong masih banyak kas dan persediaan yang dimiliki. Artinya CUAN masih mampu untuk membayar kewajiban jangka pendeknya. Kemudian apabila kita lihat total liabilitas yang dimiliki cuan per September 2023 sebesar 485 Miliar, maka jika dibandingkan dengan ekuitas yang dimilikinya sebesar 1,8 Triliun pun tergolong masih kecil dan potensi gagal bayar dari CUAN tidak terlalu besar. Sehingga neraca perusahaan bisa dikatakan cukup baik.

Selanjutnya kita masuk kinerja perusahaannya per September 2023. Pada sisi pendapatan CUAN mampu membukukan kenaikan pendapatan sebesar 26%, di mana kenaikan tersebut ditopang oleh kenaikan penjualan ekspor yang naik dari 699 Miliar menjadi 858 Miliar. Sehingga laba bruto juga mengalami kenaikan tipis sebesar 2%. Kenaikan tipis tersebut terjadi karena beban pokok pendapatan terutama beban pengembangan dan pengangkutan mengalami kenaikan dari 317 Miliar menjadi 554 Miliar, biaya pengiriman juga mengalami kenaikan dari 45 Miliar menjadi 112 Miliar. Sehingga laba bruto mengalami kenaikan tipis. Namun pada sisi bottom line membukukan kinerja yang turun sebesar 31% dari 253 Miliar menjadi 175 miliar. Penurunan tersebut terjadi karena adanya beban penjualan dan beban umum administrasi.

Kesimpulan

Nah, di atas adalah review mengenai bisnis dan kinerja dari salah satu emiten milik Prajogo Pangestu yaitu Petrindo Jaya Kreasi dengan kode saham CUAN. Harga sahamnya saat ini secara valuasi tergolong sudah mahal dengan kondisi neraca yang cukup sehat, namun kinerja pada kuartal ketiga tahun 2023 ini mengalami penurunan. Menurut kami valuasi saat ini tidak sesuai dengan kinerjanya. Dengan kenaikan harga saham CUAN yang sudah naik sangat signifikan bagi para investor yang ingin masuk lebih baik hati-hati. Apabila kita lihat pergerakan saham CUAN ini hampir mirip dengan pergerakan harga saham ARTO atau Bang Jago yang mana naik signifikan dan akhirnya turun kembali. Bisa dikatakan pergerakan harga saham CUAN ini tinggal menunggu kapan koreksinya. Bagi para investor sebelum beli saham sebaiknya analisa terlebih dahulu.

Bergabunglah dengan Program Value Investing Mastery kami, pelajari cara analisa saham dengan benar sebelum memutuskan perjalanan investasi Anda dan kelola portofolio Anda dengan benar. Klik gambar di bawah ini untuk info lebih lanjut.

Facebook
Telegram
WhatsApp
Twitter